Apa arti
hidup ekologis? Mengapa hidup ekologis perlu dilakukan? bagaimana menciptakan
kehidupan yang ekologis?. Tiga pertanyaan mendasar itu akan dijawab secara
sederhana dan mudah.
Ekologi merupakan istilah singkatan yang
terdiri atas dua kata, eco yang
berarti “rumah tangga” dan logos yang
berarti “makhluk hidup” meskipun dalam beberapa kata sering diterjemahkan
sebagai “ilmu”.
Hidup ekologis berarti rangkaian pemahaman,
perasaan, dan perilaku manusia dalam praktik kehidupan sehari-hari yang menyatu
dengan alam lingkungan. Hidup ekologis dibutuhkan sebab kelangsungan kehidupan di muka bumi terancam oleh rusaknya ekosistem. Kerusakan ekologi tersebut disebabkan oleh perbuatan manusia
yang mengeksploitasi alam. Limbah industri, deforestisasi, penambangan yang
eksploitatif, serta sejumlah alasan lain telah menjadi penyebab kerusakan
lingkungan.
Dampak dari kerusakan lingkungan itu
dapat dialami melalui kejadian sehari-hari. Intensitas paparan radiasi yang
meningkat karena penipisan ozon, perubahan cuaca yang tidak terprediksi, suhu
bumi yang meningkat, punahnya flora dan fauna, persediaan air bersih yang
berkurang, dan masih banyak lagi.
Cara hidup ekologis akan membantu
meminimalisir kerusakan ekologis.
- Menanam tumbuhan,
- Menjaga agar tanah tidak terkontaminasi dengan kimia non-organik (jangan buang sampah plastik sembarangan!),
- Menyediakan areal resapan air,
- Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor,
- Mengadvokasi supaya pabrik bertanggungjawab atas limbah yang dihasilkannya,
- Memisahkan sampah plastik dan sampah organik.
- Menyiram air beras ke tanah,
- Menampung sisa air wudhu untuk keperluan pembasahan tanah,
- ...................... dan masih banyak lagi.
No comments:
Post a Comment